Menu

Mode Gelap
Erick Thohir Menyatakan Stadion Kanjuruhan Tetap Akan Direnovasi OTT KPK: Aksi Tegas dalam Pemberantasan Korupsi di Jakarta dan Bekasi Kesuksesan Film Barbie: Sutradara Perempuan dan Prestasi Box Office Menggelegar! Gedung K-Link Tower Dilalap Api, Sumbernya dari Restoran yang Membakar Videotron Inovasi Nikuba: Kisah Pertemuan dengan BRIN dan Tawaran Kolaborasi

Berita WIB

Menuju Ibu Kota Nusantara yang Berkelanjutan: Kehijauan, Teknologi, dan Kearifan Lokal


Menuju Ibu Kota Nusantara yang Berkelanjutan: Kehijauan, Teknologi, dan Kearifan Lokal Perbesar

RiliDigital.com – Perayaan 17 Agustus di Istana Negara telah menjadi sorotan, dengan kesadaran

bahwa perayaan kemerdekaan tahun ini kemungkinan akan menjadi seremoni terakhir bagi Presiden

Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta. Namun, tahun depan, perhatian akan beralih ke Ibu Kota Nusantara (IKN), tempat di mana perayaan serupa di harapkan akan berlangsung.

Sebagai sebuah proyek yang menampilkan perpaduan kecanggihan dan warisan budaya, pembangunan

IKN sedang di jalankan dengan giat. Tak hanya fokus pada infrastruktur fisik, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga mempercepat pembangunan jalan tol yang menghubungkan IKN dengan Balikpapan.

Pembangunan Fisik dan Nonfisik IKN: Fokus pada Infrastruktur dan Ilmu Pengetahuan

Pembangunan jembatan ganda Pulau Balang di Kalimantan Timur, menghubungkan jalan tol segmen 5A Simpang Tempadung–Jembatan Pulau Balang, telah mencapai 25,3 persen penyelesaian. Sementara itu, pembangunan Jalan Lingkar Sepaku dan Jalan Sumbu Kebangsaan di sisi barat di harapkan selesai pada April 2024, dengan sisi timur di perkirakan selesai lebih awal.

Selain pembangunan fisik, perhatian juga di berikan pada pengembangan nonfisik. Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan enam perguruan tinggi negeri ternama Indonesia telah membentuk konsorsium. Bersama-sama, mereka berupaya menjadikan IKN bukan hanya sebagai kota fisik, tetapi juga sebagai pusat pengetahuan dan penelitian.

Mengenai konsep IKN, kepala OIKN, Bambang Susantono, menekankan arti penting dari keberlanjutan dan nilai intelektual. IKN direncanakan sebagai kota yang menggabungkan teknologi mutakhir, fasilitas lengkap, dan penghormatan terhadap lingkungan. Dengan visi ini, 25 persen bangunan akan disertai dengan 75 persen hutan hujan tropis.

Tidak hanya infrastruktur, tetapi juga aspek seni dan budaya di perhatikan dalam perencanaan IKN. Kolaborasi dengan seniman dan budayawan telah terjadi untuk mengintegrasikan seni dan budaya dalam lingkungan IKN. Sementara itu, para investor telah menunjukkan minat besar terhadap proyek ini, dengan lebih dari 250 surat niat di terima dari berbagai negara. Energi terbarukan, properti, dan teknologi menjadi fokus utama dalam minat investor.

Keseluruhan, IKN sedang di bangun sebagai perpaduan antara kecanggihan teknologi, keberlanjutan alam, dan kekayaan budaya. Dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan dan holistik, proyek ini tidak hanya mencerminkan masa depan Indonesia, tetapi juga menjadi tempat yang merayakan warisan dan kemajuan.

Rilidigital
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sudin Sosial Salurkan 515 Bantuan Fisik di Jakbar

18 Desember 2023 - 22:30 WIB

Sudin Sosial Salurkan 515 Bantuan Fisik di Jakbar

HUT DWP ke-24, Sekda Apresiasi Kontribusi DWP dalam Penguatan Peran Perempuan di Indonesia

18 Desember 2023 - 22:27 WIB

HUT DWP ke-24, Sekda Apresiasi Kontribusi DWP dalam Penguatan Peran Perempuan di Indonesia

Jelang Libur Natal, Pemudik Memadati Terminal Bus Kampung Rambutan

18 Desember 2023 - 22:21 WIB

Jelang Libur Natal, Pemudik Memadati Terminal Bus Kampung Rambutan

Perbaikan Lima Sarana Olahraga di Jakbar Rampung

14 Desember 2023 - 13:09 WIB

Perbaikan Lima Sarana Olahraga di Jakbar Rampung

Cek Fakta Klaim Anies: Siapakah Mega Suryani Dewi?

12 Desember 2023 - 23:31 WIB

Cek Fakta Klaim Anies: Siapakah Mega Suryani Dewi?

Prabowo Terkunci dalam Debat Panas dengan Anies

12 Desember 2023 - 23:23 WIB

Prabowo Terkunci dalam Debat Panas dengan Anies
Trending di Berita