Menu

Mode Gelap
Erick Thohir Menyatakan Stadion Kanjuruhan Tetap Akan Direnovasi OTT KPK: Aksi Tegas dalam Pemberantasan Korupsi di Jakarta dan Bekasi Kesuksesan Film Barbie: Sutradara Perempuan dan Prestasi Box Office Menggelegar! Gedung K-Link Tower Dilalap Api, Sumbernya dari Restoran yang Membakar Videotron Inovasi Nikuba: Kisah Pertemuan dengan BRIN dan Tawaran Kolaborasi

Bisnis WIB

Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri DKI Jakarta Capai 71,8 Persen


Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri DKI Jakarta Capai 71,8 Persen Perbesar

Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri DKI Jakarta Capai 71,8 Persen

Rilidigital.com , Jakarta – Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri DKI Jakarta Capai 71,8 Persen, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mewujudkan komitmennya untuk menggenjot Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Menggunakan produk dalam negeri yang bersertifikat TKDN
Berdasarkan pantauan Dashboard Bigbox LKPP per 15 Oktober 2023,

Realisasi belanja produk dalam negeri di Jakarta mencapai Rp 11,35 triliun atau 71,8 persen dari komitmen belanja produk dalam negeri sebesar Rp 15,8 triliun.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan,

Hasil tersebut masih bisa di tingkatkan mengingat target realisasi belanja produk dalam negeri yang tercantum

Sebagai salah satu indikator dalam Perjanjian Kinerja untuk Kepala Perangkat Daerah sebesar 80 persen.

Ia menilai perbaikan dapat di lakukan dengan mengoptimalkan pencatatan pengadaan barang/jasa yang telah di laksanakan pada sistem SPSE LKPP dan SIPD P3DN Kemendagri.

“Serta menggunakan produk dalam negeri bersertifikat TKDN dalam pengadaan barang/jasa yang akan di realisasikan,” ujarnya, Selasa (17/10).

Ia menjelaskan, Anggaran Rumah Tangga APBD Perubahan Jakarta sudah di sampaikan.

Menindaklanjuti hal itu, ia mengingatkan untuk segera melakukan penyesuaian yang di perlukan.

Salah satunya dengan melakukan penyesuaian nilai pagu anggaran pada paket pengadaan yang di umumkan pada SIRUP, sehingga komitmen P3DN dalam sistem sejalan dengan nilai pagu anggaran baru.

Selain itu, pengadaan barang/jasa untuk tahun depan sudah mulai di rencanakan.

“Kami mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri mulai dari tahap perencanaan anggaran tahun 2024,

Baik Perangkat Daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah, Rumah Sakit Daerah, dan BUMD,” imbuhnya.

Baca Juga: UMKM Binaan Kenalkan Produk Fashion Lokal di Fashion World Tokyo

Ia menghimbau kepada seluruh PPK/PPTK/PPBJ di lingkungan Perangkat Daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah,

RSUD, dan BUMD di DKI Jakarta untuk tetap mengedepankan produk bersertifikat TKDN dalam setiap pengadaan barang/jasa.

“Mari kita optimalkan pencatatan pengadaan barang/jasa pada sistem aplikasi yang telah di tetapkan untuk mendorong prestasi P3DN,” tandasnya.

Rilidigital
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cuma di Negara Ini Gaji Pencuci Piring Restoran Bisa Berangka Fantastis, Capai Rp500 Juta per Tahun!

21 Januari 2023 - 19:31 WIB

Cermat Investasi Emas Digital

12 Januari 2023 - 16:14 WIB

Cara Mengembangkan dan Meningkatkan Profitabilitas Bisnis Anda

12 Desember 2022 - 15:53 WIB

Bagaimana Menggunakan Sosial Media untuk Promosi Bisnis Anda

12 Desember 2022 - 15:43 WIB

Cara Menciptakan Branding yang Kuat untuk Bisnis Anda

12 Desember 2022 - 15:42 WIB

Rahasia Sukses: Belajar dari Keberhasilan Bisnis Lain

12 Desember 2022 - 15:34 WIB

Trending di Bisnis